Rabu, 13 Mei 2015

Tugas 7





 Istilah industri sering diidentikkan dengan semua kegiatan ekonomi manusia yang mengolah barang mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi.
Cara penggolongan atau pengklasifikasian industri pun berbeda-beda.
Adapun klasifikasi industri berdasarkan kriteria masing-masing, adalah sebagai berikut.


  1.     Berdasarkan SK Menperin No 19 M/SK/1986
a.    Industri kimia dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi atau setengah jadi.
Contoh : industri kertas, semen, pupuk, selulosa dan karet.
b.   Industri mesin dan logam dasar, yaitu industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku atau barang setengah jadi. Contoh : industri elektronika, mesin, pesawat terbang, perkakas, alat berat.
c.    Aneka industri, yaitu industri yang menghasilkan beragam kebutuhan konsumen. Contoh : industri pangan, tekstil, kimia dasar, aneka industri bahan bangunan.
d.   Kelompok industri kecil, yaitu industri dengan modal kecil atau peralatan yang masih sederhana. Contoh : industri rumah tangga.

  2.    Berdasarkan Tempat Bahan Baku
a.    Industri ekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku langsung dari alam.
b.   Industri nonekstraktif, yaitu industri yang memperoleh bahan baku dai industri lain.
c.    Industri fasilitataif, yaitu industri yang berupa pelayanan jasa kepada masyarakat.
  3.    Berdasarkan Modal
a.    Industri padat modal, yaitu industri dengan modal besar dan banyak menggunakan tenaga mesin.
b.   Industri padat karya, yaitu industri yang memerlukan banyak tenaga manusia.
  4.   Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja
a.    Industri rumah tangga, yaitu industri yang karyawannya < 5 orang.
b.   Industri kecil, yaitu industri yang karyawannya 5-19 orang.
c.    Industri sedang/menengah, yaitu industri yang karyawannya 20-99 orang.
d.   Industri besar, yaitu industri yang karyawannya > 100 orang.
  5.    Berdasarkan Lokasi Unit Usaha
a.    Market oriented Industry, yaitu industri yang berorientasi pada pasar (konsumen).
b.   Power oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tenaga kerja.
c.    Supply oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada tempat pengolahan.
d.   Raw material oriented industry, yaitu industri yang berorientasi pada bahan baku.
e.    Footloose oriented industry,  yaitu industri yang tidak berorientasi pada hal-hal tersebut di atas.
  6.   Berdasarkan Tahapan Proses Produksinya
a.    Industri hulu, yaitu industri yang mengolah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi.
b.   Industri hilir, yaitu industri yang mengolah bahan setengah jadi menjadi barang jadi.
  7.    Berdasarkan Produktifitas Perorangan
a.    Industri Primer, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang tanpa pengolahan lebih lanjut.
b.   Industri Sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang-barang yang membutuhkan pengolahan lebih lanjut
c.    Industri Tersier, yaitu industri yang bergerak di bidang jasa.
d.   Industri Kwartier, yaitu industri jasa yang berbasis teknologi tinggi.
  8.   Berdasarkan Pengelolaannya
a.    Industri rakyat, yaitu industri yang diusahakan oleh rakyat.
b.   Industri negara, yaitu industri yang diusahakan oleh negara dan umumnya merupakan BUMN.
  9.   Berdasarkan Asal Modal
a.    PMPD (Penanaman Modal Dalam Negeri), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari penanaman modal dalam negeri oleh pemerintah atau pengusaha nasional.
b.   PMA (Penanaman Modal Asing), yaitu industri yang modal keseluruhan berasal dari penanaman modal asing.
c.    Patungan (Joint Venture), yaitu industri kerjasama antara swasta nasional dengan swasta asing.
  10.Berdasarkan Hasil Produksi
a.    Industri berat, yaitu industri yang menghasilkan mesin dan alat produksi.
b.   Industri ringan, yaitu industri yang menghasilkan barang jadi atau barang yang siap pakai dan langsung dikonsumsi oleh masyarakat.

 Untuk meningkatkan daya saing industri ada beberapa cara yang dapat kita gunakan:
1. Merubah pola pikir
   Saya setuju dengan salah satu dari 9 pilar yang dikemukakan oleh Hatta Rajasa yaitu perubahan mindset atau pola pikir. Pola pikir merupakan dasar untuk melakukan sebuah perubahan. Kita harus membuat indonesia maju salah satunya dengan meningkatan daya saing industri nasional kita. Dengan menciptakan produk yang berkualitas dan melihat kondisi pasar saat ini.
2. Masyarakat atau SDM
Masyarakat memilliki peran yang sangat penting bagi peningkatan daya saing industri nasional,selain menjadi konsumen dari produk-produk yang di hasilkan sebuah industri , masyarakat juga berperan sebagai SDM yang dapat membuat dan menghasilkan suatu produk. SDM yang dimiliki harus memiliki standar atau kriteria tertentu, baik itu suatu keterampilan yang dimiliki atau sekedar ilmu yang didapat dari pelatihan , agar menghasilkan produk yang berkualitas dan dapat bersaing dengan industri lainnya.
3. Pemerintah
Satu hal yang tidak boleh dilupakan untuk meningkatkan daya saing Industri yaitu peran pemerintah. Pemerintah memiliki peran yang sangat penting, terutama dalam mendesain dan mengimplementasikan berbagai kebijakan yang menawarkan lingkungan usaha kondusif kepada dunia bisnis. Pemerintah berperan menciptakan iklim usaha untuk memungkinkan dunia usaha tumbuh kuat dan bergerak lincah dalam berkompetisi dengan produsen asing.
Dari beberapa hal diatas dapat disimpulkan bahwa dengan merubah pola pikir kita dan memiliki SDM yang berkualitas sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas pula , sehingga mejadi suatu modal yang baik dalam meningkatkan daya saing industri serta adanya peran pemerintah yang besar akan membantu pula dalam meningkatkan daya saing industri.

Menurut saya sektor industri yang cocok bagi indonesia saat ini adalah industri ekstraktif di sektor pertanian. Salah satunya hasil perkebunan kelapa sawit. Sudah lama produk minyak kelapa sawit menjadi produk unggulan bagi Indonesia. Indonesia dikenal sebagai negara penghasil minyak kelapa sawit terbaik di dunia. Indonesia bersaing dengan negara - negara penghasil minyak kelapa sawit lainnya,berlomba-lomba menciptakan produk yang berkualitas dan memasarkannya ke dunia internasional. Industri ini juga dianggap mampu menyerap SDM yang banyak sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran yang ada.

Sumber:
http://rinesaa.blogspot.com/2012/10/penggolongan-dan-klasifikasi-industri.html

Senin, 04 Mei 2015

Cara Menginstal Dbase 4

 Penginstalan Dbase
  1.     Masukkan disket #1 (Install Disk) pada disk drive A.
  2.     Pada saat DOS Prompt, aktifkan disk drive A dengan mengetik A: lalu tekan ENTER.
  3.     Ketik INSTALL lalu tekan ENTER untuk mengawali proses instalasi
  4.     Pilihan instalasi yang berupa : 
  •       QUICKA untuk instalasi sistem dengan fasilitas penuh untuk single-user (pemakai      tunggal)
  •      FULLA untuk instalasi sistem dengan fasilitas penuh untuk single-user atau multi-user MEN-DRIVENa untuk instalasi sistem dengan memilih fasilitas yang disediakan   pada pilihan FULL.
         6.  Pilihan MENU-DRIVEN akan memunculkan baris menu sbb :
      Install yang berisi pilihan :
  •  Install dBASE IV à untuk melanjutkan proses instalasi.
       Transfer other filesa untuk melanjutkan proses instalasi seperti transfer file            contoh, file tutorial dsb. Transfer file tsb merupakan kelanjutan instalasi sistem     sebelumnya yaitu untuk pelengkap dari sistem dBASE IV.
  • Uninstall dBASE IVà untuk membatalkan instalasi yang pernah dilakukan.
DOS yang berisi pilihan :
  • Perform DOS Commandà untuk melakukan proses DOS dari program instalasi saat itu.
  • Go to DOSà untuk mengaktifkan sistem operasi DOS tanpa perlu mengakhiri proses instalasi. Dari DOS, ketik EXIT lalu tekan ENTER untuk kembali ke proses instalasi
  • Set Default drive : directory à untuk menentukan lokasi disk drive dan directory yang akan dipakai sebagai sumber proses instalasi.
  • EXIT à untuk keluar dari proses instalasi (membatalkan permintaan untuk instalasi sistem) dan kembali ke DOS.
           7.   Jika pilihan Install dBASE IV pada menu install, maka akan menampilkan         pilihan berikutnya:
Single-userà untuk instalasi sistem dengan pemakai tunggal pada standalone komputer
Multi-userà untuk instalasi sistem dengan pemakai ganda pada LAN.
     8.    Berikutnya sistem akan menanyakan lokasi instalasi. Contoh : ketik C:\DBASE
     9.    Lalu sistem akan menanyakan lokasi sistem file SQL. Contoh :   C:\DBASE\SQLHOME
     10.  Lalu sistem menanyakan warna tampilan monitor. Tujuannya ialah untuk menentukan jenis monitor yang akan dipakai oleh sistem.
     11.  Beberapa saat kemudian sistem akan menampilkan bagian pendaftaran software. Isi bagian :
User Name : nama anda
Company Nama : nama perusahaan anda
Serial Number : nomor seri dari software dBASE IV yang anda pakai.
Sesudah mengisi ketiga bagian tsb, tekan Ctrl-End untuk melanjutkan proses instalasi atau tekan ESC untuk membatalkannya.
      12.  Setelah proses transfer file, sistem akan meminta anda untuk menukar disket #1  dengan disket #2 (System Disk #1) lalu dengan disket #3 (System Disk #2)
      13. Jika sebelumnya anda memilih jenis multi-user, maka anda harus :
      Add userà untuk menambah pemakai pada lingkungan LAN
     Skipà untuk melanjutkan proses
Tekan ENTER untuk melanjutkan proses.
      14. Selanjutnya anda dapat memilih bagian Transfer Other Files yang ada di menu Install berupa :
  • Sample filesà untuk instalasi file contoh dari sistem dBASE IV.
  • Tutorial filesà untuk instalasi file petunjuk singkat pemakaian sistem dBASE IV.
  • DBASE Template Language Toolkità untuk instalasi file kerangka sistem dBASE IV dalam hal ini berupa alat bantu pemrograman sistem.
  • Autoexec.batà untuk modifikasi file AUTOEXEC.BAT agar siap untuk pemakaian dBASE IV dalam hal pelacakan file di lokasi disk dan directory lokasi sistem berada.
  • Config.sysà untuk modifikasi konfigurasi sistem DOS agar siap untuk memakai sistem dBASE IV.
        Pada saat instalasi fasilitas tambahan tsb, sistem akan meminta anda disket #4  (Sample, Templates & Tutorial Disk)
      15.  Pilih menu EXIT untuk mengakhiri proses instalasi.

Jumat, 01 Mei 2015

Tugas 6


Menurut saya dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi ini merupakan suatu indikasi terjadinya pembangunan ekonomi yang baik di suatu negara . Suatu negara dikatakan makmur apabila adanya pembangunan ekonomi yang baik di negara tersebut.

Kesejahteraan penduduk suatu negara dipengaruhi dengan pembangunan ekonomi yang terjadi di suatu negara. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum menjamin kesejahteraan penduduk di negara tersebut,karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum tentu hasil dari pembangunan ekonomi pun ikut tinggi , tergantung pertambahan jumlah penduduk dan situasi politik ,serta tingkat  keamanan  di negara,hal -hal  tersebut juga turut membantu terjadinya kesejahteraan penduduk suatu negara. Apabila pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi sudah tinggi tetapi apabila di negara tersebut sedang terjadi gejolak politik peperangan dan sebagainya maka penduduknya tidak dapat dikatakan sejahtera dan makmur.

Sifat- sifat dalam pertumbuhan ekonomi terbagi menjadi 3 , yaitu:
  • Pembangunan sebagai suatu proses
Pembangunan sebagai suatu proses, artinya bahwa pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap masyarakat atau bangsa. Sebagai contoh, manusia mulai lahir, tidak langsung menjadi dewasa, tetapi untuk menjadi dewasa harus melalui tahapan-tahapan pertumbuhan. Demikian pula, setiap bangsa harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera.
  • Pembangunan sebagai suatu usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Sebagai suatu usaha, pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh suatu negara dalam rangka meningkatkan pendapatan perkapita. Dengan demikian, sangat dibutuhkan peran serta masyarakat, pemerintah, dan semua elemen yang terdapat dalam suatu negara untuk berpartisipasiaktif dalam proses pembangunan. Hal ini dilakukan karena kenaikan pendapatan perkapita mencerminkan perbaikan dalam kesejahteraan masyarakat.
  • Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikan terus menerus. Misalnya, suatu negara terjadi musibah bencana alam ataupun kekacauan politik, maka mengakibatkan perekonomian negara tersebut mengalami kemunduran. Namun, kondisi tersebut hanyalah bersifat sementara yang terpenting bagi negara tersebut kegiatan ekonominya secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun.

Faktor- faktor yang mempengaruhi pembanguanan ekonomi ada 6 :
1. Sumber Dya Manusia (SDM) 
SDM merupakan faktor kunci dalam prosesnya pembanguanan, baik tidaknya perncanaan dan pengorganisasian, proses pengorganisasian tergantung kepada kualitas manusia sebagai objek dan subjeknya.
2. Sumber Daya Alam (SDA) 
Sumber daya alam, yang meliputi tanah dan kekayaan alam seperti kesuburan tanah, keadaan iklim/cuaca, hasil hutan, tambang, dan hasil laut, sangat mempengaruhi pembanguanan suatu negara, terutama dalam hal penyediaan bahan baku produksi.
3. Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi (IPTEK)
Ilmu  pengetahuan dan teknolgi meripakaan alat bagi sumber manusia untuk mengolah sumber daya alam  secara produktif.
4. Sosial budaya 
Nilai - nilai sosial budaya sangat berpengaruh terhadap proses pembanguanan. nilai - niai tersebut dapat menjadi faktor pendorong dan dapat pula menjadi faktor penghambat.
5. Keadaan Politik
Sistem keadaan politik suatu negara berpengaruh terhadap keberlangsungan proses pembanguanan.
6. Sistem Pemerintah 
Pemerintahan dengan sistem sosialis dan liberalis kedua-duanya akan memberikan warna yang berbeda terhadap proses pembanguanan.
 
sumber:
https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=cWFDVZS0Asa1uQSXqICADQ#q=6+faktor+yang+mempengaruhi+perumbuhan+ekonomi
http://id.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi