Kamis, 30 April 2015

Tugas 5




     Perdagangan antar negara merupakan proses tukar menukar barang atau jasa antara negara yang satu dengan negara yang lain.Bagi suatu negara yang melakukan perdagangan ke luar negeri jauh lebih menguntungkan apabila dibandingkan dengan negara lain yang hanya menjalankan perdagangan dalam negeri. Perdagangan ke luar negeri akan memberikan devisa dan juga dapat memperluas daerah pemasaran, semua itu pada akhirnya dapat menambah pendapatan suatu negara.
     Dalam perdagangan antar negara atau perdagangan Internasional terdapat berbagai bentuk hambatan yang terjadi , seperti:
 A. Hambatan Tarif
           Tarif adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri tertentu yang akan memasuki suatu negara (komoditi impor ). Tarif sendiri ditentukan dengan jumlah yang berbeda untuk masing- masing komoditi impor.
Sebagai contoh, harga CIF suatu barang adalah US$100 dan besarnya tarif bea masuk 10%, sedangkan kurs US$1 = Rp. 5.000,- . Maka besarnya bea masuk yang dikenakan sebesar = 10% x US$100 x Rp. 5.000,- = Rp. 50.000,-
Hambatan Quota

  B. Hambatan Quota
           Hambatan Quota termasuk jenis hambatan perdagangan luar negeri yang lazim dan sering diterapkan oleh suatu negara untuk membatasi masukkan komoditi impor ke negaranya. Quota sendiri dapat diartikan sebagai tindakan pemerintahan suatu negara dengan menentukan batas maksimal suatu komoditi impor yang boleh masuk ke negara tersebut. Seperti halnya tariff, tindakan quota ini tertentu tidak akan menyenangkan bagi negara pengekspornya.
Sebagai contoh : Adanya kebijakan dalam kuota impor daging sapi  bagi perusahaan pengimpor, tentu saja ada yang rugi, yaitu mereka yang punya kemampuan untuk mengimpor tetapi tidak mendapat jatah atau kuota untuk impor tersebut, karena kebijakan kuota ini juga disertai dengan pembatasan pada perusahaan mana yang bisa mengimpor, sehingga jumlah kuota yang diimpor cukup memadai untuk mendatangkan keuntungan yang memadai,

 C. Hambatan dumping.
        Dumping sendiri diartikan sebagai suatu tindakan dalam menetapkan harga yang lebih murah diluar negeri dibanding harga didalam negeri untuk produk yang sama. Meskipun karakteristiknya tidak seperti tariff dan quota, namun dumping sering menjadi suatu masalah bagi suatu negara dalam proses perdagangan luar negerinya.
 Sebagai contoh baru-baru ini dimana industry sepeda Indonesia di tuduh melakukan politik dumping.

 D. Hambatan embargo / sangsi ekonomi
         Sejarah membuktikan bahwa suatu negara yang karena tindakannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara, akan menerima atau dikenakan sanksi ekonomi oleh negara yang lain (PBB). Akibat dari hambatan yang terakhir ini biasanya lebih buruk dan meluas bagi masyarakat yang terkena sanksi ekonomi dari pada akibat yang ditimbulkan oleh hambatan-hambatan perdagangan lainnya.
Sebagai contoh, krisis minyak tahun 1973 yang mempengaruhi Amerika Serikat di hasilkan oleh OPEC embargo atas penjualan minyak ke AS pada pembalasan untuk menyediakan bantuan militer pada Israel.

Menurut saya alasan pemerintah menerapkan bentuk-bentuk hambatan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian di Indonesia. Seperti di terapkannya tarif dan quota adalah untuk mengendalikan tingkat konsumsi atau pengeluaran untuk membeli barang impor di Indonesia . Selain itu  pemerintah menerapkan tarif dan quota untuk membantu sektor industri dalam negara sendiri, karena pada umumnya di negara berkembang seperti Indonesia ini banyak sektor-sektor industri lokal yang belum dapat berproduksi secara maksimal sehingga belum dapat bersaing dengan produk sejenis dari luar. Untuk hal dumping, menurut saya wajar apabila ini sering menadi perdebatan antar negara karena ini dapat merugikan para produsen dalam jangka pendek ,tetapi jika dalam jangka waktu yang panjang hal ini justru dapat memberikan keuntungan bagi produsen karena tingkat permintaan yanng bertambah.

sumber:
 https://danarajis.wordpress.com/2013/05/29/perdagangan-antar-negara/
http://candraekonom.blogspot.com/2013/06/hambatan-perdagangan-internasional.html

Minggu, 19 April 2015

Tugas 4

Dalam ilmu ekonomi mikro terdapat 3 pelaku ekonomi yaitu:
1)   BUMN ( Badan Usaha Milik Negara)
BUMN adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki pemerintah. Tujuan kegiatan BUMN:
a.   Untuk menambah keuangan kas negara
b.   Membuka lapangan kerja
c.   Melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Peranan BUMN dalam perekonomian nasional adalah :
a.   Mencegah agar cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak tidak dikuasai oleh  sekelompok masyarakat tertentu.
b.   Memberikan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
c.   Membuka lapangan kerja.
d.   Melakukan kegiatan produksi dan distribusi yang menguasai hidup hajat hidup orang banyak.
e.   Sebagai sumber pendapatan negara.


2).  BUMS  ( Badan Usaha Milik Swasta )
BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimiliki swasta secara individu atau kelompok. Tujuan kegiatan BUMS:
a.   Mengembangkan dan memperluas usaha usaha
b.   Membuka lapangan kerja
c.   Memperoleh laba-laba sebesar-besarnya.

Peranan BUMS dalam perekonomian nasional adalah:
a. Sebagai mitra pemerintah dalam kegiatan perekonomian.
b. Membantu pemerintah dalam pengelolaan kegiatan ekonomi yang tidak ditangani pemerintah
c. Meningkatkan penerimaan dan devisa Negara
d. Menciptakan lapangan kerja.
 
3).  Koperasi
Pengertian koperasi Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum berdasar atas asas kekeluargaan.

Prinsip-prinsip koperasi:
1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
3. Pembagian SHU secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa
4. Pemberian balas jasa terbatas terhadap modal
5. Kemandirian

Peranan koperasi dalam perekonomian Indonesia:
a.   Mengembangkan potensi  kemakmuran anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.
b.   Berperan aktif dalam meningkatkan  kualitas hidup manusia.
c.    Memperkokoh perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
d.   Mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

Sedangkan dalam ilmu ekonomi makro terdapat 4 pelaku ekonomi makro yaitu:
1. Rumah Tangga Keluarga
Rumah tangga keluarga adalah pelaku ekonomi yang terdiri atas ayah, ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya. Rumah tangga keluarga termasuk kelompok pelaku ekonomi yang cakupan wilayahnya paling kecil adalah pemilik berbagai faktor produksi,antara lain tenaga kerja, tenaga usahawan, barang-barang modal, kekayaan alam, dan harta tetap (seperti tanah dan bangunan). Faktor-faktor produksi yang disediakan oleh rumah tangga keluarga akan ditawarkan kepada sektor perusahaan.
Penghasilan-penghasilan yang diperoleh rumah tangga keluarga tersebut dapat digunakan untuk dua tujuan, yaitu membeli barang atau jasa dan ditabung.

2. Perusahaan
Perusahaan adalah organisasi yang dikembangkan oleh seseorang atau sekumpulan orang dengan tujuan untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa yang dibutuhkan masyarakat. Kegiatan ekonomi yang dilakukan rumah tangga perusahaan meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. Perusahaan adalah tempat berlangsungnya proses produksi. Dengan demikian, kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan adalah kegiatan produksi (menghasilkan barang). Hal ini juga sekaligus menunjukkan bahwa perusahaan adalah pelaku ekonomi yang berperan sebagai produsen. Berdasarkan lapangan usahanya, perusahaan yang ada dalam perekonomian dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu industri primer, industri sekunder, dan industri tersier.

 3. Pemerintah
Pemerintah adalah badan-badan pemerintah yang bertugas untuk mengatur kegiatan ekonomi. Seperti halnya rumah tangga keluarga dan perusahaan, pemerintah juga sebagai pelaku ekonomi yang melakukan kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.

 4. Masyarakat
Masyarakat sebagai pelaku ekonomi maksudnya adalah masyarakat luar negeri. Masyarakat luar negeri juga termasuk pelaku ekonomi yang penting bagi perekonomian, karena berhubungan dengan transaksi luar negeri. Transaksi luar negeri tidak hanya berupa transaksi perdagangan, namun juga berhubungan dengan penanaman modal asing, tukar menukar tenaga kerja, serta pemberian pinjaman.

Menurut saya pribadi sistem perekonomian yang cocok di Indonesia adalah sistem perekonomian adalah sistem perekonomian pancasila yang masih di anut hingga saat ini. Menurut saya sistem perekonomian Pancasila dianggap tepat karena isi dari Pancasila itu sendiri mengandung nilai -nilai yang lebih  bijak yang memperhatikan rakyatnya selain kepentinngan negara jadi perekonomian dari rakyat,oleh rakyat dan untuk rakyat.


sumber:
https://indahpertiwi2.wordpress.com/2013/05/09/para-pelaku-ekonomi/
https://karyanaworld.wordpress.com/2012/01/29/pelaku-ekonomi-dan-perannya-dalam-perekonomian-indonesia/

Kamis, 16 April 2015

Tugas 3

  

 inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.
Cotohnya seprti kenaikan harga BBM,kenaikan BBM ini bisa saja menimbulkan inflasi di Indonesia. kenaikan BBM ini biasanya terjadi karena harga dari minyak dunia yang melambung tinggi. Dengan naiknya harga BBM membuat berbagai kebutuhan pokok juga ikut merangkak naik,seperti harga sayuran ,sembako, tarif angkutan umum ,hampir semua mengalami kenaikan.


     walaupun inflasi ini dianggap sebagai hal yang sangat merugikan bagi masyarakat Indonesia, namun tidak semua dampak dari inflasi itu merugikan tergantung dari sudut pandang masing – masing individu . Peristiwa inflasi ini juga bisa merugikan dan menguntungkan sebagian masyarkat. Dikatakan menguntungkan karena ada sebagian masyarakat yang merasa diuntungkan dengan peristiwa inflasi ini seperti para tengkulak BBM , sering kali dengan mudah para tengkulak ini mendapatkan untung yang sangat besar dari peristiwa Inflasi ini dengan ikut menaikan harga tenyata persediaan BBM tersebut telah disimpan terlebih dahulu.sedangkan bagi para pegawai dengan penghasilan yang tetap hal ini justru sangat merugikan. Sebagai contoh seorang pensiunan Guru 10 tahun lalu memiliki penghasilan yang cukup untuk keluarganya ,tetapi 10 tahun berikutnya dana pensiunan yang iya terima sudah hampir tidak mencukupi kebutuhan hidupnya karena harga sejumlah komoditi utama masyarakat yang telah mengalami kenaikan.

    Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi Investasi pada suatu negara seperti:
1.Suku bunga
Suku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.
 2. Pendapatan nasional per kapita untuk tingkat negara (nasional) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.
3. Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi contohnya antara lain :
jalan, terminal, pelabuhan, bandar udara dan lainlain. Sarana dan prasrana telekomunikasi contohnya: jaringan telepon kabel maupun nirkabel, jaringan internet, prasarana dan sarana pos. Sedangkan contoh dari utilitas adalah tersedianya air bersih, listrik dan lain-lain.

 4. Kualitas sumberdaya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.
5.  Stabilitas politik dan keamanan
Stabilitas politik dan keamanan penting bagi investor karena akan menjamin kelangsungan investasinya untuk jangka panjang.
6. Tingkat Inflasi
Tingkat inflasi berpengaruh negatif pada tingkat investasi hal ini disebabkan karena tingkat inflasi yang tinggi akan meningkatkan resiko proyek-proyek investasi dan dalam jangka panjang inflasi yang tinggi dapat mengurangi rata-rata masa jatuh pinjam modal serta menimbulkan distrosi informasi tentang harga-harga relatif.

source
http://id.wikipedia.org/wiki/Inflasi
https://punyaprasetyo.wordpress.com/category/perekonomian-indonesia/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-investasi-dalam-perekonomian-suatu-negara/

Kamis, 09 April 2015

Tugas 2


Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan.
Garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. 
Penyebab kemiskinan di Indonesia sendiri adalah:
1. Tingkat pendidikan yang rendah
2. Produktivitas tenaga kerja rendah
3. Tingkat upah yang rendah
4. Distribusi pendapatan yang timpang
5. Kesempatan kerja yang kurang
6. Kualitas sumberdaya alam masih rendah
7. Penggunaan teknologi masih kurang

Dampak kemiskinan di Indonesia sendiri adalah:
1. Banyaknya tindakan kriminalitas.
2. Hilangnya harga diri suatu bangsa.
3. Terjadinya Urbanisasi
4. Pendidikan yang tidak terjamin.
5. Meningkatnya tindakan kekerasan
6. Timbulnya berbagai konflik yang bernuansa SARA 
7. Banyaknya penganguran akibat pemutusan kerja
Beberapa cara untuk mengatasi kemiskinan di Indonesia,yaitu:
1. Pemerintah harus mencanagkan wajib belajar selama 9 tahun
2. Pemerintah harus menjamin kesehatan masyarakatnya 
3. Menciptakan sebuah lapangan kerja yang dapat meyerap banyak SDM 
4. Pemerintah harus menciptakan sebuah kestabilan harga pasar
5. Hilangkan sifat malas yang ada dalam diri kita
6. Hilangkan seluruh tindakan korupsi di Indonesia 
7. Memberikan batuan lembaga kursus untuk menambah keterampilan  

 


http://id.wikipedia.org/wiki/Kemiskinan
http://id.wikipedia.org/wiki/Garis_kemiskinan
http://alifapaadanya.blogspot.com/2013/04/penyebab-kemiskinan-di-indonesia-serta.html
http://theblogandri.blogspot.com/2010/11/dampak-kemiskinan-di-indonesia-dan.html